Tegangan
Perbedaan energi listrik per muatan yang mendorong muatan bergerak.
Satuan: volt (V)Ibarat tekanan yang mendorong air.Fisika dasar • Listrik
Baterai memberi tegangan, muatan bergerak sebagai arus, dan hambatan membatasi alirannya. Hukum Ohm menghubungkan ketiganya.
Langkah 1 • Tiga besaran listrik
Ketiganya dapat dibayangkan seperti air dalam pipa. Analogi ini membantu memahami konsep dasar, walaupun listrik nyata tidak sama persis dengan air.
Perbedaan energi listrik per muatan yang mendorong muatan bergerak.
Satuan: volt (V)Ibarat tekanan yang mendorong air.Laju aliran muatan listrik yang melewati suatu titik dalam rangkaian.
Satuan: ampere (A)Ibarat banyaknya air yang mengalir.Ukuran seberapa kuat bahan atau komponen menahan aliran arus.
Satuan: ohm (Ω)Ibarat pipa sempit yang menghambat air.Keselamatan dahulu. Jangan mencoba rangkaian dengan stopkontak atau listrik rumah. Untuk percobaan sekolah, gunakan baterai tegangan rendah dan lakukan bersama guru atau orang dewasa.
Langkah 2 • Hukum Ohm
Pada komponen ohmik dengan kondisi fisik tetap, arus sebanding dengan tegangan dan berbanding terbalik dengan hambatan.
Tegangan = arus × hambatan
Arus = tegangan ÷ hambatan
Hambatan = tegangan ÷ arus
Langkah 3 • Contoh soal
Arus 2 A melewati hambatan 6 Ω. Berapa tegangannya?
Tegangan 12 V dipasang pada hambatan 4 Ω. Berapa arusnya?
Tegangan 10 V menghasilkan arus 0,5 A. Berapa hambatannya?
Langkah 4 • Awalan satuan
Ubah satuan sebelum memasukkannya ke rumus. Huruf kecil dan besar penting: mA adalah miliampere, sedangkan kΩ adalah kilo-ohm.
Langkah 5 • Simulasi rangkaian
Geser nilai tegangan dan hambatan. Simulasi menghitung arus menggunakan I = V ÷ R. Cahaya hanya ilustrasi, bukan model lampu yang presisi.
9 V ÷ 30 Ω = 0,3 A
Dorongan lebih besar menghasilkan arus lebih besar.
Hambatan lebih besar membatasi arus lebih kuat.
Laboratorium hitung
Masukkan dua besaran dalam volt, ampere, dan ohm. Kalkulator akan mencari besaran ketiga.
Bonus • Daya listrik
Daya listrik dilambangkan P dan bersatuan watt (W). Setelah mengetahui tegangan dan arus, daya dapat dihitung dengan:
Contoh: perangkat memakai 12 V dan 2 A.
P = 12 × 2 = 24 WLangkah 6 • Hindari kesalahan umum
500 mA harus diubah menjadi 0,5 A sebelum menghitung dengan satuan dasar.
2 kΩ sama dengan 2.000 Ω, bukan 2 Ω.
Jangan memasukkan hambatan atau arus nol sebagai pembagi.
Hukum Ohm sederhana tidak selalu berlaku linear pada setiap komponen dan kondisi.
Kuis singkat
Pilih jawaban dan baca penjelasannya setelah setiap soal.
Ringkasan super singkat